Thursday, November 18, 2010

Bila Gugurnya bunga.

kenapakaubaca.[?]
"OH makin lama makin tak paham! aiyak! ihiihihih "-H.A

versi 1 :
Bila gugurnya bunga,
mekarnya tidak berguna lagi,
kuntumnya kini menyepi,
jatuh sudah dari pangkal
//
Dan kini sayang tiada makna
semakin sayang semakin benci
masing masing menyendiri
semakin berjauh semakin lupa

versi 2 :
Bila gugurnya bunga,
mekarnya tidak berguna lagi,
kuntumnya kini menyepi,
jatuh sudah dari pangkal
//
dia yang dulu kau puja
kini meninggalkan diri kau
terkontang kanting sendiri
sambil meratapi pemergian



versi 3:
Bila gugurnya bunga,
mekarnya tidak berguna lagi,
kuntumnya kini menyepi,
jatuh sudah dari pangkal
//
hilangnya sayang hilangnya 'take care'
semuanya ibarat tiada makna
mungkin,
yang disana meratapi yang disini mengharapi
namun terlalu lewat kerana semua sudah punah

**

versi 1:
dinihari senja kelam malam,
makin lama makin pantas,
ibarat dahan di pepohon hening,
makin rapuh lalu patah
//
hari berganti hari
semakin lama semakin laju
sayang kita dulunya teguh
kini putus tanpa sebab

versi 2:
dinihari senja kelam malam,
makin lama makin pantas,
ibarat dahan di pepohon hening,
makin rapuh lalu patah
//
pagi petang siang malam
sudah bisa alah biasa
kita dulunya akrab berteman
kini renggang kerana teman

versi 3:
dinihari senja kelam malam,
makin lama makin pantas,
ibarat dahan di pepohon hening,
makin rapuh lalu patah
//
dunia berputar pada paksi
semakin goyang semakin goyah
ibarat cinta yang tak berkekalan
sama seperti dunia akhir zaman

- H.A

saya perlukan sayang.jadi saya pilih sayang.

2 comments:

Anonymous said...

saya pilih sayang jugak.

Anonymous said...

:') terima kasih!

There was an error in this gadget